Macam-Macam Tipe Data Dalam PHP

Ada berbagai macam tipe data: mulai dari tipe data asli dan tipe data buatan. Untuk PHP sendiri, ia mendukung setidaknya 8 tipe data skalar. Akan tetapi, kita akan fokuskan dahulu pada pembahasn 5 tipe data saja, karena 5 tipe data ini adalah tipe data yang paling dasar.

5 tipe data tersebut adalah:

Tipe DataKeterangan
IntegerBerisi bilangan bulat
FloatBerisi bilangan desimal
BooleanBerisi 2 nilai saja: true dan false
StringBerisi data teks yang diapit oleh tanda '' atau ""
ArrayBerisi himpunan data


Peraturan Penamaan Variabel

Untuk menyimpan suatu data pada variabel, kita perlu memberi nama terhadap variabel tersebut.

Dalam PHP, terdapat beberapa peraturan dalam pemberian nama variabel sebagaimana pada tabel berikut:

PeraturanKeterangan
diawali tanda $Setiap nama variabel dalam bahasa pemrograman PHP didefinisikan dengan tanda $ lalu diikuti oleh nama variabel itu sendiri
nama diawali huruf atau underscore (_)Nama variabel PHP harus diawali huruf, atau tanda underscore (_).
Kita bisa membuat variabel dengan nama $_nilai atau $nilai123 akan tetapi tidak bisa membuat variabel dengan nama $1nilai
case sensitivePHP membedakan huruf besar dan kecil dalam penamaan variabel. Maka variabel $nilai$niLai dan juga $nIlAi dianggap 3 variabel yang berbeda
hanya boleh huruf dan angkanama variabel hanya boleh tersusun dari huruf [a-z] atau [A-Z], dan juga angka [0-9]. Kita tidak bisa memberi nama variabel misalkan dengan tanda ^ atau & dan lain sebagainya. Kita juga tidak bisa menggunakan spasi dalam penamaan variabel di PHP
inisiasi dengan tanda =Kita bisa memberi nilai terhadap suatu variabel dengan menggunakan operator sama dengan (=).

Contoh: $nama = "Nurul Huda";

Pembuatan Variabel

Untuk pembuatan variabel dalam PHP, kombinasi sintaksnya adalah sebagai berikut:

<?php

$namaVariabel = [nilai variabel];

Bagian $namaVariabel adalah nama yang anda berikan untuk variabel tersebut, sedangkan [nilai variabel] adalah nilai yang akan anda masukkan ke dalam variabel tersebut.

Nilai variabel ini lah yang menentukan tipe data dari variabel itu sendiri. Jika anda memasukkan angka, maka tipe datanya menjadi tipe data numeric (integer/float), jika anda masukkan true/false maka jadinya adalah boolean, dan seterusnya.

Tipe Data Integer

Tipe data yang pertama adalah integer. Ia adalah tipe data yang digunakan untuk menyimpan bilangan bulat.

Kita akan membuat variabel dengan tipe data integer lalu menampilkannya dengan perintah echo. Kita juga bisa menampilkan tipe data dari variabel tersebut dengan perintah var_dump.

Perhatikan kode program berikut:

<?php
# inisiasi dan inisialisasi variabel
$a = 10;
$b = 5;
$c = $a + 5;
$d = $b + (10 * 5);
$e = $d - $c;

# Tampilkan data dengan perintah echo
echo "Variabel a: {$a} <br>";
echo "Variabel b: {$b} <br>";
echo "Variabel c: {$c} <br>";
echo "Variabel d: {$d} <br>";
echo "Variabel e: {$e} <br>";

# mengetahui tipe data dari variabel
var_dump($e);

Kode program di atas akan menghasilkan output seperti berikut:

Variable a: 10
Variable b: 5
Variable c: 15
Variable d: 55
Variable e: 40
int(40)

Tipe Data Float

Untuk tipe data float, caranya sama saja dengan integer. Hanya saja, ia menerima data desimal dengan angka . sebagai pembaginya.

Perhatikan dan praktikkan contoh berikut:

<?php

$nilaiMatematika = 5.1;
$nilaiIPA = 6.7;
$nilaiBahasaIndonesia = 9.3;

# hitung nilai rata-rata
$rataRata = ($nilaiMatematika + $nilaiIPA + $nilaiBahasaIndonesia) / 3;

# Tampilkan data

echo "Matematika: {$nilaiMatematika} <br>";
echo "IPA: {$nilaiIPA} <br>";
echo "Bahasa Indonesia: {$nilaiBahasaIndonesia} <br>";
echo "Rata-rata: {$rataRata} <br>";

# lihat tipe data dari variabel $rataRata
var_dump($rataRata);

Kode program di atas akan menghasilkan output seperti berikut:

Matematika: 5.1
IPA: 6.7
Bahasa Indonesia: 9.3
Rata-rata: 7.0333333333333
float(7.0333333333333)

Tipe Data Boolean

Tipe data boolean hanya bisa menampung nilai true atau false.

Tipe data ini adalah tipe data yang paling simpel, akan tetapi butuh logika yang kuat untuk bisa memanfaatkannya dengan benar.

Berikut ini contoh penggunaan tipe data boolean pada PHP:

<?php

$apakahSiswaLulus = true;
$apakahSiswaSudahUjian = false;

var_dump($apakahSiswaLulus);
echo "<br>";
var_dump($apakahSiswaSudahUjian);

Output:

bool(true)
bool(false)

Tipe Data String

Tipe data string adalah tipe data yang digunakan untuk menyimpan teks. Semua teks tersebut diapit oleh tanda petik satu ('') mau pun tanda pentik dua ("").

Pada contoh-contoh di atas, sebenarnya kita telah menggunakan tipe data ini ketika kita memanggil fungsi echo yang diikuti setelahnya dengan teks.

Akan tetapi data string tersebut tidak kita simpan ke dalam sebuah variabel. Akan tetapi langsung kita tampilkan dengan perintah echo.

Sekarang, saya akan beri contoh bagaimana membuat variabel, lalu mengisinya dengan data string.

Perhatikan kode program berikut:

<?php

$namaDepan = "Ibnu"; # pakai tanda petik dua
$namaBelakang = 'Jakaria'; # pakai tanda petik satu

# menggabungkan dua variabel dengan tanda
# petik dua
$namaLengkap = "{$namaDepan} {$namaBelakang}";

# anda juga bisa menggabungkan string dengan menggunakan tanda titik (.)
$namaLengkap2 = $namaDepan . ' ' . $namaBelakang;

# [Tampilkan Data]
# kita bisa memasukkan variabel lain jika menggunakan tanda petik dua
echo "Nama Depan: {$namaDepan} <br>"; 
# ada pun jika pakai tanda petik satu, kita tidak bisa memasukkan variabel 
# di dalam string akan tetapi menggabungkannya dengan operator titik (.)
echo 'Nama Belakang: ' . $namaBelakang . '<br>';

echo $namaLengkap;

Output:

Nama Depan: Ibnu
Nama Belakang: Jakaria
Ibnu Jakaria

Terdapat beberapa hal yang perlu dibahas terkait tipe data string. Seperti misalnya memotong teks string, me-replace suatu kata dalam string, mengubah string menjadi UPPERCASE atau menjadi lowercase, dan sebagainya.

Tipe Data Array

Tipe data array berfungsi untuk menyimpan himpunan data. Himpunan data tersebut diapit oleh tanda kurung siku ([]).

Sebagai contoh, saya memiliki 3 mahasiswa, dan saya ingin menyimpan ketiga nama mahasiswa dalam variabel.

Maka saya bisa melakukan hal tersebut dengan menggunakan tipe data array sebagai berikut:

<?php

$listMahasiswa = ["Wahid Abdullah", "Elmo Bachtiar", "Lendis Fabri"];

Untuk mengakses isi dari variabel array, kita bisa menggunakan indeks. Indeks dimulai dari 0. Sehingga jika saya akan menampilkan nama pertama dari variabel $listMahasiswa, saya akan menggunakan indeks 0 seperti di bawah:

<?php

echo $listMahasiswa[0]; // "Wahid Abdullah"


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fungsi Manipulasi Array

URL (Uniform Resource Locator)

Web Server