Fungsi Manipulasi Array

Array

Dalam banyak aplikasi Web, seringkali kita membutuhkan sebuah variabel yang mampu menyimpan beberapa nilai sekaligus secara terorganisir, sehingga lain saat kita dapat memperoleh kembali nilai-nilai tersebut dengan mudah dan dalam bentuk yang teratur dan terorganisir pula. Tidak, bukan database yang saya maksud, karena saya sedang bicara variabel, dan database bukan variabel.

Array di PHP adalah tipe variabel spesial, karena dengan array kita dapat mengakses sekumpulan nilai dengan menggunakan satu nama variabel. Mekanisme pengaksesan ini diatur dalam bentuk pemetaan (mapping) dari sekumpulan nilai (values) ke sekumpulan kunci (keys) atau indeks. 

Selain itu, banyaknya fungsi PHP untuk memanipulasi array membuat tipe variabel ini sangat membantu kerja kita dalam membuat aplikasi web

1. Manipulasi Array

Mengubah array menjadi string dengan fungsi toString() atau join()

2. Manipulasi Array (Push & Pop)

Push: digunakan untuk menambahkan elemen baru pada array di akhir array. Pendefinisian variabel dengan fungsi push akan memberikan nilai yaitu panjang dari array tersebut.

3. Manipulasi Array (Push & Pop)

Pop: digunakan untuk menghapus elemen baru pada array di akhir array. Pendefinisian variabel dengan fungsi popakan memberikan nilai yaitu nilai dari elemen yang di-pop dari array tersebut.

4. Manipulasi Array (Shift & Unshift)

Shift: digunakan untuk menghapus elemen baru pada array di awal array. Pendefinisian variabel dengan fungsi push akan memberikan nilai yaitu nilai dari elemen yang di-shift di array tersebut

5. Manipulasi Array (Shift & Unshift)

Unshift: digunakan untuk menambahkan elemen baru pada array di awal array. Pendefinisian variabel dengan fungsi push akan memberikan nilai yaitu panjang dari array tersebut.

6. Manipulasi Array (Splice)

Splice: digunakan untuk memanipulasi elemen pada array.

Sintaksnya: array.splice( 2 , 0 , “belajar” , “Javascript” )
  • Parameter 1 (2) mendefinisikan dimana elemen akan diselipkan
  • Parameter 2 (0) mendefinisikan jumlah elemen yang akan dihapus
  • Parameter 3 (“belajar” , “Javascript”) mendefinisikan elemen yang akan diselipkan

7. Manipulasi Array (Concat)

Concat: digunakan untuk menggabungkan beberapa array. Fungsi ini tidak akan mengubah array yang dimanipulasi dan akan mengembalikan nilai baru.

8. Manipulasi Array (Slice)

Slice: digunakan untuk mengiris bagian dari sebuah array. Fungsi ini tidak akan mengubah array yang dimanipulasi dan akan mengembalikan nilai baru.

Sintaksnya : array.slice(0,1)
  • Parameter 1 (0) mendefinisikan index elemen pertama akan dipotong
  • Parameter 2 (1) mendefinisikan index elemen terakhir yang akan dipotong (elemen di index ini tidak akan masuk ke array yang baru)

9. Manipulasi Array (Sort)

Sort: digunakan untuk mengurutkan elemen dari sebuah array. Setiap elemen akan diurutkan dimulai dari karakter pertama dari setiap elemen (tiap elemen akan dianggap bertipe STRING)

Metode sort tidak bekerja baik dengan angka karena yang dibandingkan adalah karakter per karakter, bukan keseluruhan nilai elemen.

10. Manipulasi Array (Compare)

Compare adalah sebuah fungsi yang digunakan untuk mengurutkan elemen dari sebuah array yang bertipe NUMBER. Fungsi ini tidak mendeklarasi variabel baru

Sintaksnya adalah:
  • array.sort(function(a, b){return a - b}) untuk urutan naik
  • array.sort(function(a, b){return b - a}); untuk urutan turun

Komentar

Postingan populer dari blog ini

URL (Uniform Resource Locator)

Web Server